High School D×D EX Top Secret
Top Secret.
Ini adalah estimasi kekuatan tempur dari Dewa Kejahatan Melvazoa beserta para pengikutnya dari ‘E×E (Evie Etoulde)’ yang diperkirakan akan menyerang Bumi dalam tiga puluh tahun ke depan.
- Kekuatan tempur Dewa Kejahatan Melvazoa jauh melampaui Ophis (bentuk sempurna) maupun Great Red.
- Dikarenakan ia abadi dan telah melampaui konsep kematian (mampu menguasai teknik reinkarnasi, memanipulasi konsep keberadaan, mengintervensi dirinya di dunia lain, hingga mengendalikan waktu untuk memperpanjang keberadaan “dirinya” tanpa batas), Dewa Kebaikan Restoras sama sekali tidak mampu mengalahkan Melvazoa, sehingga pertempuran antara Dewa Kebaikan dan Dewa Kejahatan berada dalam kondisi imbang.
- Telah disimpulkan bahwa jika pasukan utama dari pihak Melvazoa mengintervensi dunia ini, estimasi kerusakan yang ditimbulkan akan menjadi bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya. Terlebih lagi, hal itu baru memperhitungkan Melvazoa seorang diri; jika harus bertempur melawan ketujuh sosok pengikut dewa kejahatan yang disebut Tujuh Bintang Rahu (Ragou Shichiyou)[1] sekaligus, penyiapan kekuatan tempur yang dibutuhkan saat ini terasa sangat mustahil.
- Dewa Kejahatan Melvazoa dikatakan memiliki dua saudara. Kakak laki-lakinya adalah Dewa Buas Regalzeva, sedangkan adik perempuannya adalah Dewa Iblis Seraselbes. Masing-masing dari mereka secara individu dikatakan memiliki kekuatan yang tak kalah dahsyat dibanding Melvazoa.
- Dewa Buas Regalzeva memiliki dua sosok bawahan yang dinamai Lautan Langit Ketu (Keito Tenkai)[2].
- Bawahan milik Dewa Iblis Seraselbes masih diselimuti banyak misteri dan jumlah pastinya belum dapat dipahami secara menyeluruh, namun sejauh ini baru lima sosok yang berhasil dikonfirmasi.
- Jika ketiga pilar utama dari E×E (Evie Etoulde)—yakni Dewa Kejahatan, Dewa Buas, dan Dewa Iblis—beserta seluruh bawahan mereka menyerang secara bersamaan, tanpa perlu dipikirkan lagi, Bumi dapat dipastikan akan hancur total—.
[1] Ragou adalah nama lain untuk Rahu dan merujuk pada kepala ular yang dikaitkan dengan gerhana. Shichiyou adalah tujuh planet klasik: Bulan, Matahari, Jupiter, Venus, Saturnus, Merkurius, dan Mars.
[2] Keito adalah nama lain untuk Ketu, makhluk mistis yang dikaitkan dengan gerhana dan merupakan ekor yang sesuai dengan Rahu (atau Ragou), yang merupakan kepala makhluk yang sama. Tenkai, yang secara kasar dapat diterjemahkan menjadi ‘langit dan laut’, adalah nama seorang biksu Buddha Jepang yang terkenal.

Post a Comment