Shangri-La Frontier Bab 22
22 – Di Balik Sisi Dalam adalah Sisi Luar, Tapi di Belakang Sisi Dalam adalah Sisi Dalam yang Lebih Dalam
Dengan syarat “Mengalahkan monster yang levelnya lebih tinggi dari diri sendiri dalam kondisi memperlengkapi senjata Vorpal”, di bawah bimbingan Vorpal Bunny yang muncul di area spesifik di seluruh kota, pemain akan menuju ke “Rabituza”, negeri para monster tipe kelinci.
Pada saat ini, Vorpal Bunny akan terus berlari tanpa bicara sepatah kata pun, jadi berhati-hatilah agar tidak kehilangan jejaknya. Di sana, dengan mengalahkan monster “Ular Raksasa Pemangsa Kelinci” yang menyerang negeri mereka, pemain bisa mendapatkan sihir [Enchant Vorpal].
Efeknya sendiri berupa pemberian efek pada senjata yaitu “Memberikan bonus penyesuaian critical terhadap lawan yang levelnya lebih tinggi dari diri sendiri”. Efek ini sangat berguna saat melawan monster boss dan sejenisnya, sehingga jika berniat menekuni gim ini secara serius, ini adalah unique scenario yang wajib diselesaikan. Rekomendasi bagi pemula adalah mengalahkan Ular Raksasa Keserakahan menggunakan “Vorpal Chopper (Pisau Dapur Mematikan)” yang didapatkan dari Vorpal Bunny yang muncul di Hutan Haru Biru. Sebagai catatan tambahan, untuk negeri kelinci yang terdiri dari Vorpal Bunny dalam jumlah sangat banyak ini, pemain yang menyukai kelinci benar-benar wajib menyiapkan screenshot. Meskipun melakukan save di dalam Rabituza dimungkinkan, titik respawn akan berubah saat skenario ini selesai, sehingga saat ini kesempatan untuk mengunjungi Rabituza hanyalah satu-satunya kali ini saja melalui unique scenario ini.
Itulah garis besar Unique Scenario “Tur ke Negeri Kelinci” yang kucari dan kutemukan di internet belakangan hari.
“Duh, saat ini di Rabituza sedang ramai-ramainya membicarakan tentangmu, lho. Keberanian untuk secara gagah berani menantang si Serigala Hitam itu padahal wujudmu begitu lemah! Lalu kecakapan untuk terus mendaratkan serangan mematikan yang ideal tanpa terkena satu serangan pun! Itu benar-benar wujud nyata dari Jiwa Vorpal, wa! Mengagumkan sekali, wa…….”
“Padahal aku sama sekali tidak bisa berkutik, lho.”
“Ya iyalah, lawannya saja terlalu tangguh. Penguasa Malam yang agung itu adalah Kolosi Terkuat yang sanggup memangsa naga sekalipun bagaikan makan camilan. Kalau bukan para Pionir yang diberkati perlindungan era dewa, mana mungkin bisa bicara denganku di sini seperti sekarang, wa.”
Kelinci ini cerewet sekali. Saat aku mendekati kelinci itu dengan bersemangat, dia mendadak mengajak bicara dengan bilang “Aku sangat ingin bertemu denganmu, wa!”. Waktu itu aku lumayan… tidak, bohong, aku kaget setengah mati. Rasanya sekaget saat NPC teman tiba-tiba menyerang pemain tanpa tanda-tanda akibat bug. Lagian, kenapa Vorpal Bunny ini bisa bicara, apa karena dia NPC?
Sambil menyesuaikan langkah kaki dengan Vorpal Bunny bertelinga terkulai yang berjalan terpingkal-pingkal ini, aku hanya bisa terus-menerus dipuji oleh kelinci aneh ini. Seingatku, kutukan Lycagon dituliskan berpengaruh pada percakapan dengan NPC, tetapi apakah ini efek dari hal tersebut? Dalam hati, aku sempat ketakutan setengah mati mengira bakal diperlakukan seperti pembawa kuman penyakit, tetapi tampaknya ini malah bonus positif.
“Lagi pula, kutukan yang terukir di tubuhmu itu adalah bukti kalau sang Penguasa Malam mengakuimu sebagai satu individu, bukan sekadar mangsa! Otou-cha… ghefn, Kashira (Ketua) kami sangat ingin bertemu denganmu, makanya aku diutus ke sini, wa.”
“Ooh… Begitu, ya. Hm, lalu….”
“Aku Emul, mohon bantuannya, wa.”
Hebat juga, AI gim ini bisa peka begitu, ya? Dulu ada gim sampah yang ditanami AI yang kalau tidak disapa pakai bahasa formal tidak akan memberikan balasan sama sekali, tetapi begitu dimanfaatkan dengan benar, ternyata bisa terasa sehidup ini.
“Omong-omong, aku agak penasaran, tapi aku ini 'kan lumayan sering membunuh Vorpal Bunny, ini bukan jebakan atau pola semacam itu, 'kan?”
“Ahaha, Oto… Kashira bukan tipe orang yang bakal melakukan hal sepicik itu, wa. Lagi pula, kami juga berniat membunuh secara agresif, jadi yah, kalaupun sampai terbunuh, itu sudah tanggung jawab pihak yang bersangkutan sendiri.”
Meskipun mengucapkan pandangan hidup dan mati yang terasa teramat kejam, aku dan Emul tiba di tempat yang lebih dalam dan paling ujung dari gang belakang… celah sempit di antara bangunan-bangunan kecil yang tidak akan bisa dicapai tanpa panduan, sebuah ruang kosong kecil di dalam peta. Tanpa melirik sedikit pun pada lingkaran sihir aneh yang ada di tempat itu… kelinci kecil bertelinga terkulai itu mulai menepuk-nepuk bagian dinding.
“Tolong tunggu sebentar, ya… [Teleport Gate (Gerbang Teleportasi Koordinat)]!”
“Ooh!”
Tepat pada saat dia melaungkan nama yang sepertinya adalah sihir, dinding yang disentuh Emul mendadak berubah menjadi gerbang yang bagian dalamnya diselimuti kabut.
“Soalnya cuma aku satu-satunya yang bisa membuat gerbang jalur langsung ke Istana Kelinci, wa. Ayo, mari kita berangkat, Sunraku-san.”
“Lho, apa aku tadi sudah menyebutkan nama?”
“Fufufu, jangan meremehkan kemampuan pengumpulan informasi milik kelinci, wa.”
Meskipun pada kenyataannya ini pasti karena alasan teknis data gim, yah, tidak perlu sampai mencari-cari kesalahan sekecil itu, 'kan? Di bawah panduan Emul yang melompat-lompat gembira, aku pun melangkah melewati gerbang yang diselimuti kabut tersebut.
Saat melewati gerbang, tempat itu dipenuhi oleh kelembutan bulu.
“Meskipun ada lumayan banyak manusia yang mengunjungi Rabituza, tetapi yang mengunjungi Istana Kelinci baru Sunraku-san seorang, wa.”
“Ooh.”
Sambil memandangi pemandangan sangat fantastis di mana Vorpal Bunny berada di mana-mana, di dalam hati aku menyunggingkan senyum menjijikkan mendengar ucapan Emul. Jika ucapan Emul benar, artinya unique scenario ini benar-benar merupakan informasi yang hanya diketahui olehku seorang. Aku memang suka bermain gim secara ramai bersama semua orang, tetapi aku sama sekali tidak berpikir kalau dalam MMO semua orang harus saling berbagi informasi. Setidaknya, pada titik di mana PvP dan sistem peringkat ada, seluruh pemain juga merupakan musuh potensial. Monopoli informasi? Bagus, kalau begitu buka juga informasi yang kalian sembunyikan, dong. Jika kau mendalami gim kooperatif yang secara mendasar berisi penjarahan, perampokan, dan pengkhianatan dalam PvP sebagai pengganti salam, hati nurani manusia memang bakal menjadi secemar ini. Mainkan gim sampah sesuai dosis dan aturan pakai, ya!!
“Sebelah sini, wa! Di balik ini adalah tempat Oto– Kashira berada, wa—!”
Emul, yang gaya bahasanya agak membingungkan antara dialek entah dari mana dan akhiran “wa” yang agak sulit dijelaskan, memanggilku sambil melompat-lompat di depan pintu yang ukurannya teramat besar jika dibandingkan dengan kelinci… tidak, bahkan jika dibandingkan dengan manusia sekalipun.
Nah, mari kita melakukan audiensi dengan sosok yang dipanggil Kashira, yang sepertinya adalah Otou-san dari Emul ini.
Vorpal Bunny adalah monster yang muncul di hampir semua area, serta memberikan stimulasi yang segar (critical mati seketika) bagi para pemain yang sedang meningkatkan level.

Post a Comment