Junior High School D×D 4 Kata Penutup

1

Kata Penutup

Sudah lama tidak menyapa. Ini aku Shinonome.

Jilid keempat, Bloom Garden di Turnamen Nasional, adalah kisah tentang Zekka yang mendapatkan kouhai pertama dalam hidupnya, lalu saling mengasah diri bersama mereka demi meraih kemenangan di turnamen nasional.

 

Kali ini, Ravel dan Koneko dari High School D×D ikut bertarung. Selain itu, para heroine dari Dewa Anjing yang Jatuh -SLASHDØG- juga turut hadir.

Untuk berjaga-jaga bagi Anda yang belum tahu tentang SLASHDØG, aku akan memberikan penjelasan singkat mengenai karyanya—

Ini adalah karya spin-off karangan Ishibumi Ichiei-sensei yang berbagi dunia dengan seri D×D, sebuah kisah yang menceritakan kejadian beberapa tahun sebelum Ise dan Rias bertemu. Bagi Anda yang belum membacanya, silakan ambil dan baca bukunya!

 

Seperti yang tertulis di lipatan sampul, tahun ini usiaku genap 27 tahun. Ishibumi-sensei juga menerbitkan High School D×D 1 saat berusia 27 tahun. Aku merasa sangat hormat karena di usia yang sama denganku, beliau mampu melahirkan karya mahakarya seperti D×D.

Meski sudah mencapai puluhan jilid, daya tarik karakter yang terus memikat orang-orang, serta dunia yang hingga kini terus meluas—ditambah fakta bahwa aku dipercaya menggarap spin-off ini, membuatku merasakan energi luar biasa yang dimiliki karya ini setiap harinya.

 

Para sensei yang aku kagumi kala itu, kini masih berlari di garis terdepan industri ini. Sebagai seorang pembaca, rasa terima kasihku tidak ada habisnya, dan sebagai seorang penulis, hal itu sangat membesarkan hati.

Namun di saat yang sama, ada rasa terburu-buru dan rasa inferior yang kurasakan. Ketika melihat para pendahulu yang hebat, ketidakmatangan diri ini menjadi sangat terlihat… jujur saja, aku sering berkecil hati.

Akan tetapi, kenyataan tidak akan berubah hanya karena terpuruk. Aku juga ingin mengusahakan apa yang kurang dari diriku, lalu melangkah ke masa depan seperti Zekka dan teman-temannya.

 

Yah, aku malah sedikit mengeluh, ya.

Meskipun banyak kekurangan jika dibandingkan dengan orang-orang di sekitar, kalau soal keberuntungan, aku sudah percaya diri sejak dulu. Aku sangat diberkahi dengan jalinan hubungan antarmanusia, dan situasi sulit selalu bisa dilewati dengan kekuatan keberuntungan.

Kehidupan yang terlalu mengandalkan keberuntungan ini memang agak memalukan, tetapi aku tidak akan melupakan rasa terima kasih dan rasa kewajiban. Tanpa bersikap sombong atas keberuntungan ini, aku akan melakukan apa yang harus dilakukan, serta membalas jasa para pihak yang terlibat dan para pembaca sekalian. aku ingin hidup dengan menghargai setiap pertemuan satu per satu seperti Ise dan yang lainnya.

 

Kalau begitu, inilah ucapan terima kasih terakhir.

Untuk Ishibumi-sensei, terima kasih atas supervisinya. Setiap kali mendapatkan masukan, karyanya semakin terasah, dan aku sendiri bisa belajar banyak hal.

Untuk Miyama-sensei, terima kasih atas ilustrasinya yang seksi dan luar biasa. Setiap kali menulis, aku menempelkan ilustrasinya di dinding kamar untuk mendapatkan semangat.

Untuk Editor Penanggung Jawab T-sama, terima kasih karena selalu menemani aku hingga batas waktu terakhir. Saat menulis jilid keempat, Anda juga memberikan konsultasi kehidupan untukku, Anda benar-benar bisa diandalkan.

Untuk para pembaca sekalian, terima kasih telah membeli karya ini. Di saat kelanjutan jilid light novel menjadi sulit karena berbagai keadaan belakangan ini, fakta bahwa jilid keempat bisa terbit adalah berkat banyaknya orang yang membaca. Mohon dukungannya selalu untuk ke depannya!

 

Hari Baik di Bulan Mei 2026 Shinonome Rippu

Post a Comment

0 Comments