SLASHDOG Jilid 2 Awal Mula Malapetaka/Menuju Nirbatas
Awal Mula Malapetaka/Menuju Nirbatas
Setelah menyelesaikan eksperimen terbaru mereka, Satanael dan organisasi Penyihir Oz kembali ke institusi penelitian yang menjadi markas mereka. Lokasi institusi tersebut memanfaatkan ruang luas yang telah dipersiapkan sebelumnya di bawah tanah salah satu kawasan urban di Jepang.
Tempat itu bahkan tidak dilaporkan kepada orang-orang dari Agensi Utsusemi. Mereka yang dapat keluar-masuk saat ini hanyalah personel yang telah diberi wewenang oleh Satanael serta para Penyihir Oz. Sejak awal, orang-orang dari agensi memang hanya dimaksudkan sebagai pion pengorbanan.
Berkat data dari masa ketika mereka memanipulasi Agensi Utsusemi, ditambah dengan kerja sama Augusta, mereka berhasil mencapai hasil yang diincar tanpa hambatan berarti.
Setelah kembali ke laboratorium pribadinya di dalam institusi, Satanael membuka tutup botol cognac yang terletak di atas meja, lalu menuangkannya ke dalam gelas. Tepat saat dia menenggak seteguk minuman tersebut, beberapa penyihir wanita melangkah masuk ke dalam laboratorium. Mereka adalah para penyihir dari jajaran kepemimpinan golongan Oz.
“Jadi kau sudah kembali, Satanael.”
Menerima sapaan dari salah satu penyihir, Satanael pun berbicara.
“Kuharap kalian sudah mengetahui masalah mengenai Augusta.”
Meski tahu bahwa Penyihir dari Timur yang merupakan salah satu anggota kepemimpinan telah tewas, para penyihir itu tidak terlalu ambil pusing.
“Masih ada kandidat Penyihir dari Timur berikutnya. Justru sangat menyenangkan karena kita berhasil merebut kembali api ungu tersebut.”
Longinus tipe api yang sebelumnya bersemayam di dalam tubuh Augusta berhasil diselamatkan oleh muridnya, Walburga, dan telah dibawa dengan aman ke institusi ini. Walburga sendiri, yang masuk ke ruangan bersama jajaran kepemimpinan, tengah mengamati peralatan eksperimen di laboratorium dengan rasa ingin tahu yang besar. Mengenai kematian Augusta yang merupakan gurunya, dia menunjukkan sikap yang sama sekali tidak peduli.
Satanael kembali berbicara.
“Apakah kalian berhasil menghubungi pihak sana?”
“Tentu saja. Tampaknya Kota Emerald sudah mulai bergerak secara masif. Toh, ada kemungkinan kita bisa mencapai tujuan kita untuk sekali lagi memanfaatkan ‘Tiga Monster Iblis’.”
Tiga Monster Iblis milik Oz—mereka adalah Cowardly Leo (Singa yang Kehilangan Keberanian), Dead Lumberjack (Manusia Logam Pencari Jiwa), dan Rampage Scarecrow (Orang-orangan Sawah Tanpa Otak). Bisa memanfaatkan mereka kembali telah dijadikan sebagai satu-satunya tujuan yang dipublikasikan oleh orang-orang Oz.
Salah satu penyihir mengalihkan pandangannya ke sudut ruangan. Di sana, ada sebilah pedang panjang bersarung yang tersimpan di dalam kapsul khusus yang sedang disesuaikan.
“Apakah itu pedang iblis?”
Menanggapi pertanyaan sang penyihir, Satanael berdiri di depan kapsul tersebut.
“Tampaknya di antara lawan-lawan kita, ada beberapa yang membawa ‘bilah pedang’ yang merepotkan. Karena itu, saat aku menyelinap keluar dari Grigori, aku berpikir untuk membawa sesuatu yang sekiranya bisa berguna.”
Sambil mengetuk kapsul tersebut dengan jarinya secara perlahan, dia berbicara.
“—Arondight. Satu-satunya pedang legendaris yang jatuh dari derajat pedang suci menjadi pedang iblis. Dengan ini, entah itu melawan bilah Longinus atau utusan pedang suci yang mengejar kita, pedang ini seharusnya mampu beradu hantam dengan mereka. Lagi pula, ini sangat cocok untuk malaikat yang telah jatuh seperti diriku.”
Sembari terus menatap pedang suci yang telah ternoda tersebut, para penyihir kembali bertanya kepada Satanael.
“Lalu, bagaimana dengan tujuan utama yang sebelumnya?”
“Untuk memicu kekacauan, kekuatan sangatlah diperlukan. Jika targetnya manusia, diberi Sacred Gear saja sudah cukup. Namun, urusannya berbeda jika melibatkan makhluk-makhluk mistis. Untuk menyeret keluar makhluk mistis, diperlukan ‘kekuatan murni’ sebagai persembahan yang jelas.”
“—Kalau begitu, apa yang menjadi incaranmu?”
Mendengar pertanyaan penyihir itu, Satanael mengarahkan tatapannya ke dinding ruangan. Sisi dinding itu dihiasi dengan lukisan seekor naga hitam panjang berbentuk seperti ular. Naga tersebut digambarkan tengah menggigit ekornya sendiri.
Satanael berkata, “Makhluk dengan usia terpanjang di dunia ini adalah—naga. Di antara mereka, ada satu yang disebut-sebut sebagai Dewa Naga, sosok yang dianugerahi dengan kekuatan nirbatas….”
Para penyihir langsung memahaminya.
“—Ouroboros, ya. Kekuatan dari ‘Ular’ Ouroboros….”
“Tepat sekali. Cari Ophis.”
Naga legendaris. Dewa Naga yang dianggap sebagai makhluk terkuat di dunia—. Eksistensi yang merupakan personifikasi dari nirbatas. Satanael telah menetapkan naga terkuat tersebut sebagai target utamanya.
Walburga mengajukan pertanyaan sambil mengulurkan tangannya ke arah lukisan dinding yang ada di sudut ruangan.
“Omong-omong, apa nama yang akan kita berikan untuk kumpulan pasukan ini?”
“Untuk nama, panggil saja sesuka hatimu.”
Salah satu penyihir dari jajaran kepemimpinan langsung memotong perkataan Walburga yang masih muda dengan ketus. Namun tanpa memedulikannya, Walburga kembali bertanya dengan penuh minat.
“Tapi, tapi, bukankah hal seperti itu sangat penting? Bukankah kita harus memberinya nama keren seperti faksi lawan?”
Mendengar hal ini, Satanael menjawab.
“Kalau soal nama, aku sudah memikirkan satu.”
Setelah terdiam sejenak, dia mengucapkan nama tersebut.
“—Khaos Brigade. Kurasa itulah nama yang cocok untuk perkumpulan kita.”
Semuanya… bermula dari sini—.
Dewa Anjing Jatuh -SLASHDØG- High School D×D Universe
Bagian Pertama Arc ‘Manifestasi Slash Dog —Anjing Hitam dan Empat Makhluk Terkutuk—’ Selesai
Bagian Kedua Arc ‘Malam Walpurgis —Empat Makhluk Suci, Naga Kuning, dan Penyihir Oz—’ Dimulai

Post a Comment